"kenapa kok nilainya turun??.. kebanyakan main nih??.. jangan terlalu banyak organisasi lho ya.. bla bla bla.." *hikhik*
abis kultum nasehat tekad bulad pun langsung aku susun..
aku akan berhenti untuk bergerak dan aku akan diam..
semester 4 kudu fokus dan lebih baik.. belajar karena nilai kudu naik..
tapi apa dayaku yg hanya insan biasa ini.. yg belum bisa ngejaga hati.. niat pun tinggallah niat.. harapan masih hanya sekedar harapan..
ternyata aku masih belum bisa untuk diam.. malah bergerak menjadi2.. fufufu..
total ada 4 organisasi yg aku ikuti.. ukuran yg overdosis menurutku.. huweeee..
karena tidak sanggup untuk menahan laju derasnya tekanan dr orgnisasi2 ini maka aku memutuskan untuk men-cut salah satunya yakni Badan Legislatip fakultas.. aku hanya mempertahankan slah 3nya >> himpunan.. himpunannya himpunan dan Badan Eksekutif universitas..
yak..
3 ini sudah cukup untuk membuatku hampir terbunuh.. *hiper*
wlaupun aktivitas organisasi menggila aku masih tetap berusha dengan menjaga ritme kuliahku.. dan hasil akhir semester telah keluar..
alhamdulillah..
nilaiku naik.. huhuhuhuhu.. Ips naik 0.5 tapi Ipk-nya naik cuman seimprit.. *nangis guling guling*
rasanya masih gak percaya klo naiknya cuman 0.1..
tapii.. sekali lagi tapiiiii.. aku tetap kudu bersyukur.. fuuh..
untuk semester depan ini keinginan untuk "diam" masih ada dan semakin menggebu.. melepas segala aktivitas dan atribut yang ada..
tapi semua kembali lagi ke hati yg sebenarnya berkeinginan untuk terus bergerak dan tidak ada kata untuk diam..
entah apakah keinginan ataukah rasional yg menang??..
**petuah dr mas ziza pas waktu aku menumpahkan unek2ku**
teruslah bergerak hingga kelelahan itu lelah mengejarmu
teruslah berlari hingga kebosanan itu bosan mengikutimu
teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu
teruslah bertahan hingga kefuturan itu futur menganggumu
teruslah berjaga hingga kelesuan itu lesu menunggumu
teruslah bergerak
karena DIAM akan MEMATIKANNMU
teruslah berlari hingga kebosanan itu bosan mengikutimu
teruslah berjalan hingga keletihan itu letih bersamamu
teruslah bertahan hingga kefuturan itu futur menganggumu
teruslah berjaga hingga kelesuan itu lesu menunggumu
teruslah bergerak
karena DIAM akan MEMATIKANNMU

0 komentar:
Poskan Komentar